Chalazion adalah benjolan yang berkembang secara perlahan akibat terjadinya penyumbatan dan pembengkakan pada kelenjar minyak di kelopak mata.

Chalazion seringkali diawali sebagai area kecil, merah, lembut, dan bengkak di kelopak mata yang umumnya bukan merupakan infeksi. Dalam beberapa hari, ia dapat berubah menjadi benjolan yang tidak menyakitkan dan tumbuh lambat sebesar kacang polong, dan sering kali dapat disalahartikan sebagai sty (atau hordeolum), yang merupakan infeksi pada kelenjar minyak di kelopak mata.
Sty menghasilkan benjolan merah, bengkak, dan menyakitkan di tepi atau bagian dalam kelopak mata dan biasanya terjadi lebih dekat ke permukaan kelopak mata dibandingkan chalazion. Jika tidak diobati, sty dapat mengakibatkan terbentuknya chalazion. Jangan mencoba untuk menekan atau mengeluarkan chalazion, karena mungkin memerlukan perawatan untuk penyembuhan yang tepat.
Penyebab & faktor risiko 
- Jerawat rosacea.
- Blefaritis kronis (peradangan pada kelopak mata, sering disebabkan oleh bakteri yang berlebihan).
- Seborrhea.
- Tuberkulosis.
- Infeksi virus.
- Jarang, chalazion dapat menjadi indikasi adanya infeksi atau kanker kulit.
Gejala chalazion
- Benjolan atau bengkak yang tidak menyakitkan di kelopak mata atas atau, lebih jarang, di kelopak mata bawah.
- Diakibatkan oleh penebalan cairan di kelenjar minyak (meibomian) kelopak mata.
- Air mata dan iritasi ringan dapat terjadi karena kelenjar yang terhambat diperlukan untuk air mata yang sehat.
- Penglihatan kabur, jika chalazion cukup besar untuk menekan bola mata.
- Lebih umum terjadi pada orang dewasa dibandingkan anak-anak; paling sering terjadi pada orang berusia 30-50 tahun.
- Umumnya akan hilang tanpa perawatan dalam beberapa minggu hingga sebulan, meskipun sering kali kambuh.
Diagnosis 
Chalazion sebaiknya didiagnosis oleh dokter spesialis mata, yang dapat memberikan saran mengenai pilihan perawatan.
Pemeriksaan yang diperlukan mungkin termasuk:
- Riwayat pasien untuk menentukan gejala dan adanya masalah kesehatan umum yang dapat berkontribusi terhadap masalah mata.
- Pemeriksaan eksternal mata, termasuk struktur kelopak mata, tekstur kulit, dan penampilan bulu mata.
- Evaluasi tepi kelopak mata, dasar bulu mata, dan pembukaan kelenjar minyak menggunakan cahaya terang dan pembesaran.
Perawatan chalazion
Kebanyakan chalazion membutuhkan perawatan medis minimal dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu hingga sebulan.
- Gunakan kompres hangat pada kelopak mata selama 10 hingga 15 menit, 4 hingga 6 kali sehari selama beberapa hari. Kompres hangat dapat membantu melunakkan minyak yang mengeras yang menyumbat saluran dan memungkinkan drainase serta penyembuhan. Buat kompres hangat dengan mencelupkan kain bersih yang lembut ke dalam air hangat dan kemudian memerasnya. Basahi kembali kain secara berkala agar tetap lembab dan hangat.
- Pijat dengan lembut kelopak mata bagian luar selama beberapa menit setiap hari untuk membantu mempromosikan drainase.
- Setelah chalazion mengering dengan sendirinya, jaga area tetap bersih dan hindari menyentuh mata. Jika chalazion tidak mengering dan sembuh dalam sebulan, hubungi dokter spesialis mata.
Kembali, jangan mencoba untuk menekan chalazion, karena dapat secara tidak sengaja menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
Jika chalazion tidak menghilang setelah beberapa minggu, mungkin memerlukan perawatan medis, yang dapat mencakup insisi untuk mengeluarkan atau penyuntikan steroid untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan.
Pencegahan chalazion
Cara terbaik untuk mencegah chalazion adalah dengan menjaga kebersihan yang baik.
- Cuci tangan sebelum menyentuh area sekitar mata atau melepas lensa kontak.
- Cuci wajah sebelum tidur untuk menghilangkan kotoran dan makeup.
- Hapus makeup mata sebelum tidur dan ganti maskara, eyeliner, dan eyeshadow setiap 3 bulan.
- Dokter mungkin merekomendasikan gosokan lembut pada kelopak mata untuk mencegah chalazion kambuh.


