Nyeri tajam di bawah ketiak kiri adalah gejala umum yang dapat memiliki beberapa penyebab. Artikel ini akan mencantumkan penyebab umum nyeri tajam di bawah ketiak kiri serta memberikan informasi tentang mendiagnosis dan mengobati kondisi ini.
:max_bytes(150000):strip_icc()/iStock-504288151-5b887a08c9e77c0082e18cef.jpg)
Anatomi Ketiak
Ketiak adalah area kompleks di tubuh yang mengandung berbagai jenis jaringan, termasuk kulit, lemak, kelenjar getah bening, pembuluh darah, dan saraf. Otot utama yang terlibat adalah pectoralis mayor, latissimus dorsi, dan beberapa otot dari rotator cuff.
Penyebab nyeri tajam di bawah ketiak kiri
Salah satu kondisi atau penyakit berikut dapat menyebabkan nyeri tajam di bawah ketiak kiri.
1. Kondisi muskuloskeletal
Kondisi muskuloskeletal adalah penyebab paling umum dari nyeri tajam di bawah ketiak.
Strain atau keseleo: Penggunaan berlebihan atau trauma dapat menyebabkan strain pada otot (pectoralis, deltoid, latissimus dorsi) di sekitar ketiak. Keseleo pada sendi terdekat seperti bahu juga dapat mengakibatkan nyeri tajam.
Diagnosis: Pemeriksaan fisik dan riwayat pasien biasanya cukup untuk mendiagnosis strain dan keseleo. Pencitraan, seperti MRI atau ultrasound, dapat digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis dan menyingkirkan penyebab lain.
Pengobatan: Istirahat, es, kompresi, dan elevasi pada situs cedera adalah langkah awal pengobatan. Beberapa kasus parah memerlukan fisioterapi, obat penghilang rasa sakit, dan bahkan operasi.
2. Kondisi yang berkaitan dengan saraf
Kondisi yang mempengaruhi saraf dapat menyebabkan nyeri tajam di ketiak.
Neuralgia interkostobrachialis: Kondisi ini terjadi akibat kerusakan atau iritasi pada saraf interkostobrachialis, yang melintasi ketiak.
Diagnosis: Tes konduksi saraf, elektromiografi (EMG), dan studi pencitraan dapat digunakan untuk mendiagnosis kondisi ini.
Pengobatan: Pengobatan meliputi blok saraf, fisioterapi, dan obat-obatan seperti antikonvulsan dan antidepresan, yang dapat membantu mengendalikan nyeri saraf.
3. Infeksi atau peradangan
Infeksi atau peradangan di ketiak dapat menyebabkan nyeri tajam.
Hidradenitis Supurativa: Ini adalah kondisi kronis yang menyebabkan benjolan seukuran kacang polong sampai marble di bawah kulit; benjolan ini bisa menyakitkan.
Diagnosis: Seorang dokter kulit biasanya dapat mendiagnosis kondisi ini hanya dengan melihat kulit.
Pengobatan: Pengobatan meliputi antibiotik, obat anti-inflamasi, kortikosteroid, atau terapi hormonal. Dalam kasus yang parah, operasi mungkin diperlukan.
4. Kondisi jantung
Nyeri tajam di bawah ketiak kiri kadang-kadang bisa menjadi tanda adanya masalah berkaitan dengan jantung.
Angina: Kekurangan oksigen pada otot jantung, sering disebabkan oleh arteri yang tersumbat, dapat menyebabkan rasa sakit yang menjalar ke lengan kiri dan ketiak kiri.
Diagnosis: Elektrokardiogram (EKG), tes darah untuk enzim jantung, tes stres, dan angiografi koroner adalah alat diagnostik.
Pengobatan: Metode pengobatan bervariasi dari obat-obatan (aspirin, nitrogliserin) hingga prosedur seperti angioplasti atau bedah bypass.
Epidemiologi dan prevalensi
Nyeri di bawah ketiak kiri adalah gejala yang umum, dengan prevalensi spesifik tergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Kondisi muskuloskeletal, seperti strain dan keseleo, cukup umum. Survei Wawancara Kesehatan Nasional menunjukkan bahwa sekitar 25 juta orang dewasa di AS melaporkan nyeri yang berlangsung lebih dari 24 jam setiap bulan.
Mengenai kondisi jantung, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan bahwa setiap tahun, sekitar 805.000 orang Amerika mengalami serangan jantung, yang kadang-kadang dapat muncul sebagai nyeri di bawah ketiak kiri.
Hidradenitis supurativa kurang umum tetapi tetap signifikan, mempengaruhi sekitar 1%-4% dari populasi global, menurut Journal of the American Academy of Dermatology.
Penelitian medis terkini
Sejumlah penelitian sedang dilakukan mengenai penyebab dan pengobatan nyeri di bawah ketiak kiri. Misalnya, sebuah studi pada tahun 2022 dalam “Journal of Neural Transmission” memeriksa efektivitas berbagai metode pengobatan untuk neuralgia interkostobrachialis, menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk penggunaan blok saraf dan fisioterapi.
Studi pada tahun 2023 dalam “European Heart Journal” menunjukkan bahwa algoritma AI dapat secara akurat memprediksi risiko serangan jantung berdasarkan tanda-tanda halus, seperti ketidaknyamanan ringan di bawah ketiak, yang menunjukkan potensi arah diagnostik di masa mendatang.


