
Kanker kandung kemih dikategorikan menjadi beberapa jenis, tergantung pada tempat tumbuhnya serta faktor lainnya. Jenis kanker kandung kemih yang paling umum adalah karsinoma sel transisional (urothelial) (TCC). Jenis ini menyumbang sekitar 95% dari kasus kanker kandung kemih. Sel kanker jenis ini tampak seperti sel urothelial yang melapisi bagian dalam kandung kemih. Ada dua subtipe TCC:
Karsinoma papiler: Karsinoma papiler tumbuh dari permukaan dalam kandung kemih ke arah pusat berongga dalam proyeksi mirip jari. Seringkali, tumor ini disebut sebagai kanker papiler non-invasif, yang berarti mereka tidak tumbuh ke dalam lapisan yang lebih dalam dari dinding kandung kemih. Ketika TCC papiler berada pada tingkat yang sangat rendah, dapat disebut neoplasma papiler dengan potensi ganas rendah, dan perawatan biasanya memberikan hasil yang positif.
Karsinoma datar: Jenis TCC ini tidak tumbuh keluar dari urothelium menuju pusat kandung kemih. Sebaliknya, karsinoma datar tetap berada di permukaan dinding kandung kemih. Jika karsinoma datar terbatas pada urothelium, maka disebut sebagai karsinoma datar non-invasif atau karsinoma datar in situ.
Jenis kanker kandung kemih yang lebih jarang termasuk:
Karsinoma sel skuamosa: menyumbang sekitar 1% hingga 2% dari kasus kanker kandung kemih. Sel skuamosa terlihat mirip dengan sel datar di permukaan kulit. Hampir semua karsinoma sel skuamosa kandung kemih bersifat invasif.
Adenokarsinoma kandung kemih: sangat mirip dengan sel pembentuk kelenjar yang terlihat pada kanker usus besar, dan menyumbang sekitar 1% dari kasus kanker kandung kemih.
Karsinoma sel kecil: sangat jarang, menyumbang kurang dari 1% dari semua kasus kanker kandung kemih. Jenis kanker kandung kemih ini dimulai di sel neuroendokrin, yang mirip dengan sel saraf.
Sarkoma: jenis kanker kandung kemih yang juga sangat jarang yang dimulai di lapisan otot dinding kandung kemih.


