Mekanisme Aksi dan 13 Efek Samping Venlafaksin

Obat venlafaxine termasuk dalam kelas obat antidepresan yang dikenal sebagai penghambat reuptake serotonin-norepinefrin. Dokter meresepkan obat ini untuk mengobati gangguan depresi mayor, gangguan kecemasan umum, gangguan kecemasan sosial, dan gangguan panik. Venlafaxine mengubah cara sel-sel otak menangani zat pengirim pesan kimia yang mengatur suasana hati, kewaspadaan, dan keseimbangan emosi. Memahami cara kerja obat ini dan efek samping yang dapat ditimbulkannya membantu Anda menggunakannya dengan aman dan efektif.

Mekanisme Aksi dan 13 Efek Samping Venlafaksin
Obat venlafaxine

Obat venlafaxine biasanya dijual dengan berbagai nama dagang: Effexor, Effexor XR, Efexor, Viepax, Trevilor, Alventa, Venlafaxin-ratiopharm, Venlafaxin Sandoz, atau Venlafaxin Heumann.

Mekanisme kerja obat venlafaxine

Venlafaxine mengubah cara neuron di otak menggunakan dua zat neurotransmitter kunci: serotonin dan norepinefrin. Zat-zat neurotransmitter ini membawa pesan antara sel saraf dan mempengaruhi emosi, motivasi, dan respons terhadap stres.

Venlafaxine bekerja dengan menghambat reuptake serotonin dan norepinefrin ke dalam neuron presynaps. Pada umumnya, setelah satu neuron mengeluarkan zat neurotransmitter ini ke dalam celah sinaptik, protein transportasi mengeluarkan mereka dan membawanya kembali ke neuron presynaptik untuk digunakan kembali. Venlafaxine mengikat protein transporter ini dan menghambat fungsinya. Hambatan ini memungkinkan serotonin dan norepinefrin tetap lebih lama di celah sinaptik, yang meningkatkan stimulasi reseptor postsynaptik. Hasilnya adalah neurotransmisi yang lebih kuat dan bertahan lama yang meningkatkan suasana hati, mengurangi kecemasan, dan menstabilkan respons emosional.

Pada dosis yang lebih rendah, obat venlafaxine terutama mempengaruhi reuptake serotonin. Pada dosis yang lebih tinggi, obat venlafaxine juga secara signifikan menghalangi reuptake norepinefrin. Pada dosis yang sangat tinggi, obat venlafaxine memiliki efek ringan pada reuptake dopamin, yang sedikit membantu dalam meningkatkan motivasi dan energi. Efek gabungan dari peningkatan serotonin dan norepinefrin membantu memulihkan keseimbangan kimia di otak orang yang mengalami depresi atau kecemasan.

Efek samping obat venlafaxine

Venlafaxine dapat menyebabkan banyak efek samping. Beberapa efek samping umum dan ringan, sementara efeks samping lain jarang terjadi tetapi lebih serius. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi:

  • Nausea (mual)
  • Mulut kering
  • Kehilangan nafsu makan
  • Insomnia
  • Kantuk
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Transpirasi berlebihan
  • Konstipasi
  • Disfungsi seksual
  • Tekanan darah tinggi
  • Kecemasan pada hari-hari pertama
  • Gejala ketika menghentikan obat secara tiba-tiba

Di bawah ini, kami akan menjelaskan mengapa setiap efek samping terjadi dan memberi panduan untuk menghindari atau menguranginya.

1. Nausea (mual)

Mual terjadi karena peningkatan kadar serotonin merangsang reseptor serotonin di saluran pencernaan. Reseptor ini mempengaruhi pergerakan usus dan refleks muntah.

Untuk mengurangi mual: minum obat venlafaxine dengan makanan, banyak minum air dalam jumlah kecil, dan hindari makanan pedas atau berlemak. Tubuh Anda biasanya akan beradaptasi setelah beberapa hari mengonsumsi obat ini.

2. Mulut kering

Venlafaxine mengurangi sekresi air liur karena obat ini mempengaruhi kontrol sistem saraf otonom terhadap kelenjar ludah.

Untuk mengurangi mulut kering: minum air secara teratur, mengunyah permen karet tanpa gula, atau menggunakan pengganti air liur. Hindari kafein dan alkohol karena zat ini dapat memperburuk kekeringan mulut.

3. Kehilangan nafsu makan

Venlafaxine mengubah kadar serotonin yang mengatur nafsu makan dan rasa kenyang. Beberapa orang mengalami penurunan nafsu makan sementara atau penurunan berat badan ringan.

Untuk mengurangi kehilangan nafsu makan: makan makanan lebih kecil tetapi lebih sering dan pilih makanan yang kaya nutrisi. Beritahu dokter Anda jika penurunan berat badan menjadi signifikan.

Obat Efexor-XR (venlafaxine)
Obat Efexor-XR (venlafaxine)

4. Insomnia

Peningkatan norepinefrin dan serotonin dapat merangsang otak secara berlebihan dan mengganggu tidur.

Untuk mengurangi insomnia: minum obat venlafaxine di pagi hari dan tetapkan rutinitas tidur yang teratur. Hindari kafein dan penggunaan layar sebelum tidur.

5. Kantuk

Pada beberapa orang, venlafaxine sedikit menekan aktivitas sistem saraf pusat dan menyebabkan rasa kantuk.

Untuk mengurangi kantuk: minum obat venlafaxine di malam hari jika dokter Anda mengizinkan. Hindari mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin sampai Anda memahami bagaimana obat ini mempengaruhi kewaspadaan Anda.

6. Pusing

Venlafaxine dapat menyebabkan perubahan tekanan darah atau mempengaruhi fungsi vestibular di otak.

Untuk mengurangi pusing: berdiri dengan perlahan setelah duduk atau berbaring, minum cukup air, dan hindari alkohol. Laporkan pusing yang persisten kepada dokter Anda.

7. Sakit kepala

Perubahan aktivitas serotonin pada pembuluh darah di otak dapat menyebabkan sakit kepala.

Untuk mengurangi sakit kepala: minum cukup air, beristirahat di ruangan yang tenang, dan hindari melewatkan dosis. Gunakan obat pereda nyeri ringan hanya dengan saran dari dokter.

Obat Alventa XL (venlafaxine)
Obat Alventa XL (venlafaxine)

8. Peningkatan berkeringat

Venlafaxine merangsang jalur norepinefrin yang mengontrol kelenjar keringat.

Untuk mengurangi berkeringat: pakai pakaian yang dapat menyerap udara, jaga agar ruangan tetap sejuk, dan gunakan antiperspirant. Diskusikan penyesuaian dosis dengan dokter Anda jika berkeringat menjadi berlebihan.

9. Konstipasi

Venlafaxine mengurangi motilitas usus dengan mempengaruhi kontrol otonom terhadap saluran pencernaan.

Untuk mengurangi konstipasi: minum lebih banyak air, makan makanan tinggi serat, dan berolahraga secara teratur. Gunakan obat pelunak feses jika perlu di bawah pengawasan dokter.

10. Disfungsi seksual

Venlafaxine meningkatkan serotonin di area otak yang mengatur fungsi seksual, yang dapat menghambat libido, menunda ejakulasi, atau mencegah orgasme.

Untuk mengurangi disfungsi seksual: diskusikan masalah ini secara terbuka dengan dokter Anda. Penyesuaian dosis atau beralih ke obat antidepresan lain dapat membantu.

11. Peningkatan tekanan darah

Peningkatan norepinefrin karena venlafaxine menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang meningkatkan tekanan darah.

Untuk mengurangi efek samping ini: pantau tekanan darah secara teratur, kurangi asupan garam, dan hindari stimulan seperti kafein. Segera informasikan kepada dokter jika tekanan darah meningkat secara signifikan.

Obat Trevilor (venlafaxine)
Obat Trevilor (venlafaxine)

12. Kecemasan pada hari-hari pertama

Selama hari-hari pertama terapi, peningkatan kadar serotonin dan norepinefrin dapat sementara memperburuk gejala kecemasan sebelum stabilisasi terjadi.

Untuk mengurangi kecemasan: praktikkan teknik relaksasi, hindari stimulan, dan patuhi jadwal dosis yang diresepkan dengan hati-hati. Gejala ini biasanya berkurang dalam dua minggu.

13. Gejala saat menghentikan obat secara tiba-tiba

Obat venlafaxine memiliki waktu paruh yang pendek. Penghentian obat secara mendadak dapat menyebabkan pusing, iritabilitas, mual, dan gangguan sensorik.

Untuk mencegah gejala ini: secara bertahap kurangi dosis di bawah pengawasan medis alih-alih menghentikannya secara tiba-tiba.

Venlafaxine meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan dengan memperpanjang keberadaan serotonin dan norepinefrin di otak. Obat ini efektif dalam mengobati beberapa gangguan suasana hati dan kecemasan, tetapi dapat menyebabkan efek samping yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda. Anda dapat mengelola sebagian besar efek samping venlafaxine melalui penyesuaian gaya hidup, mengambil obat pada waktu yang benar sesuai petunjuk, dan berkomunikasi dengan dokter Anda.

spot_imgspot_img

Artikel Terkait

spot_img

Artikel Terbaru