Rutinitas perawatan kulit yang berbeda memberikan manfaat bagi berbagai warna kulit, menurut American Academy of Dermatology (AAD). Alasannya adalah perbedaan dalam struktur dan fungsi kulit.

Beberapa masalah kulit yang mungkin dialami orang dengan kulit hitam antara lain:

  • jerawat, yang termasuk komedo, whiteheads, dan blackheads
  • perubahan pigmen kulit, yang menyebabkan area-area discoloration pada kulit
  • dermatitis yang terjadi akibat kontak dengan iritan atau alergen
  • eksim, penyakit kulit yang menyebabkan kulit gatal, kering, dan pecah-pecah
  • dermatitis seboroik, yang muncul sebagai bintik-bintik bersisik di kulit kepala dan wajah

Dalam artikel ini, kami akan memberikan Anda 5 tips terbaik untuk merawat kulit hitam.

1. Bersihkan dan lembapkan kulit setiap hari

Perawatan Kulit Hitam: 5 Tips Terbaik
Menggunakan pembersih nonkomedogenik dapat membantu mencegah masalah kulit.

Untuk menjaga kulit tetap cerah dan lembut, sebaiknya membersihkan dan melembapkannya setiap hari, idealnya segera setelah mandi.

Gunakan pembersih lembut yang tidak menyumbat pori-pori. Anda harus mencari pembersih kulit yang mengklaim sebagai “nonkomedogenik.”

Pijatkan pembersih ke kulit dengan ujung jari yang bersih, kemudian bilas dengan air hangat (bukan panas) dan keringkan kulit dengan handuk bersih.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit hitam kehilangan kelembapan lebih cepat daripada beberapa warna kulit yang lebih terang.

Untuk menghindari masalah ini dan mencegah kulit terlihat kering dan pucat, oleskan pelembap harian yang mengandung humektan, seperti gliserin atau asam hialuronat, pada kulit. Humektan menjaga kelembapan di dalam kulit.

Pelembap yang sangat efektif adalah jelly petroleum (Vaseline). Namun, orang harus berhati-hati saat mengoleskan produk tebal seperti ini ke wajah, karena produk ini dapat menyebabkan jerawat. Pastikan bahwa produk ini nonkomedogenik sebelum diaplikasikan pada kulit.

Hindari pelembap kulit yang mengandung pewangi, karena produk tersebut dapat mengiritasi kulit beberapa orang. Pelembap yang termasuk krim atau salep lebih disukai dibandingkan lotion.

Jangan menggunakan loofah atau produk eksfoliasi mirip lainnya pada kulit. Selain itu, hindari scrub yang abrasif.

2. Selalu gunakan tabir surya

Salah satu mitos terbesar tentang kulit hitam adalah bahwa kulit ini tidak terbakar, dan bahwa orang kulit hitam tidak perlu mengenakan tabir surya. Ini tidak benar, dan setiap orang harus menggunakan perlindungan matahari yang memadai.

Meski orang dengan kulit hitam cenderung lebih jarang terkena kanker kulit akibat paparan sinar matahari, mereka lebih mungkin meninggal akibat kanker kulit jika memang berkembang. Alasannya adalah bahwa lebih sulit untuk mendeteksi dan mendiagnosis.

Paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan bintik-bintik gelap, seperti yang khas pada melasma, muncul di kulit hitam. Paparan sinar matahari juga dapat membuat bintik-bintik yang sudah ada menjadi lebih gelap.

AAD merekomendasikan menggunakan tabir surya tahan air dengan faktor perlindungan sinar matahari (SPF) minimal 30 yang melindungi dari sinar ultraviolet (UV) A dan UVB. Perlindungan ini disebut perlindungan spektrum luas.

Orang harus mengoleskan tabir surya sepanjang tahun ke semua area kulit yang terbuka, bahkan pada hari mendung, saat di tempat teduh, dan di musim dingin.

Banyak pelembap reguler mengandung SPF, termasuk pelembap wajah. Perlindungan dari sinar matahari sangat penting di wajah, karena sering kali menjadi satu-satunya bagian kulit yang terpapar sinar matahari sepanjang tahun.

Krema wajah dengan SPF dijual di apotek dan online.

Orang juga dapat mengenakan pakaian khusus untuk perlindungan tambahan dari sinar matahari. Berbagai pakaian dengan faktor perlindungan UV tersedia di banyak tempat.

3. Pertimbangkan perawatan untuk hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi, atau area discoloration pada kulit, dapat mempengaruhi orang dengan jenis kulit apapun.

Walaupun tabir surya dapat mencegah munculnya bercak baru hiperpigmentasi, ia tidak menghilangkan bintik-bintik gelap yang sudah ada. Tabir surya dapat mencegah bintik-bintik gelap yang sudah ada agar tidak semakin gelap.

Untuk mengurangi penampilan bintik-bintik gelap yang sudah ada, orang dapat menggunakan produk khusus. Produk ini biasanya menggunakan bahan-bahan seperti:

  • Retinoid: Produk topikal diferin yang dijual bebas dan produk berbasis resep seperti tretinoin bisa bermanfaat.
  • Hidrokuinon: Produk yang mengandung hidrokuinon menghentikan produksi melanin berlebih, yang menyebabkan bintik-bintik gelap.
  • Asam Kojic: Ini adalah pemutih kulit lainnya yang dapat mengurangi bintik-bintik gelap, tetapi mungkin kurang efektif.
  • Vitamin C: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C, sebagai antioksidan, dapat mengurangi hiperpigmentasi, melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, dan meningkatkan kadar kolagen. Namun, vitamin C memiliki kemampuan penetrasi yang buruk ke dalam kulit, sehingga penelitian lebih lanjut mengenai efektivitasnya untuk tujuan ini diperlukan.

Orang harus menggunakan produk ini — terutama hidrokuinon dan asam kojic — dengan hati-hati, karena penggunaan berlebihan bisa mengiritasi kulit.

Anda tidak boleh menggunakan hidrokuinon dalam jangka waktu yang lama. Usahakan untuk beristirahat setelah 3 bulan penggunaan terus-menerus.

Setelah penggunaan jangka panjang, hidrokuinon dapat menyebabkan penggelapan kulit. Ini merupakan bagian dari kondisi yang disebut eksogenus ochronosis.

Dermatolog dapat merekomendasikan produk kombinasi yang menggabungkan beberapa produk menjadi satu yang dapat digunakan pada kulit.

4. Tangani jerawat lebih awal

Seseorang dengan jerawat sebaiknya menghindari produk laundry yang beraroma.
Seseorang dengan jerawat sebaiknya menghindari produk laundry yang beraroma.
Mengobati jerawat lebih awal dapat mencegah kondisi ini menjadi lebih parah. Mengobati jerawat juga dapat mencegah terbentuknya bintik-bintik gelap pada kulit, yang merupakan bagian dari kondisi yang disebut hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Bintik-bintik gelap ini bukanlah bekas luka.

Mendirikan rutinitas perawatan kulit harian yang lembut dapat membantu menghentikan jerawat. Menggunakan produk yang nonkomedogenik dan bebas minyak juga dapat mencegah jerawat.

Orang juga harus mencoba untuk menghindari iritan, seperti deterjen pakaian beraroma dan produk kulit dengan parfum berat. Sangat penting bagi seseorang untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui produk yang mungkin sesuai untuk jenis jerawat mereka.

5. Makan makanan seimbang

Perawatan kulit yang baik dimulai dari dalam. Untuk memberikan kulit nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan memperbaiki dirinya sendiri, Anda perlu mengonsumsi makanan yang sehat, yang banyak mengandung:

  • buah-buahan dan sayuran
  • biji-bijian utuh
  • sumber protein tanpa lemak, seperti ikan, telur, kacang-kacangan, dan tahu
  • lemak sehat, termasuk kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun

Menghindari makanan olahan dan yang mengandung gula, serta membatasi konsumsi alkohol juga dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit. Alkohol dapat memperburuk penyakit kulit tertentu, seperti psoriasis.

Orang dengan masalah kulit seperti jerawat atau eksim harus berbicara dengan dokter kulit untuk mengetahui apakah ada makanan yang dapat memperburuk gejala.

Mendirikan rutinitas perawatan kulit yang baik dapat membantu menjaga kulit hitam tetap cerah dan lembut.

Saat menjalankan rutinitas harian yang lembut dan mengadopsi pola makan yang sehat, orang dengan kulit hitam juga harus menghindari penggunaan produk yang mengandung bahan kimia keras dan pewangi.

Masalah kulit spesifik, seperti jerawat dan bintik-bintik gelap, perlu ditangani dengan cepat dan teknik pencegahan.

Untuk mencegah pembentukan dan perburukan bintik-bintik gelap serta masalah kesehatan yang lebih serius seperti kanker kulit, para ahli merekomendasikan agar semua orang menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari.