Skizofrenia adalah penyakit mental yang serius. Ini adalah masalah otak yang berlangsung lama dan menyebabkan disabilitas. Seorang anak dengan gangguan ini memiliki perilaku yang tidak biasa dan perasaan yang aneh. Anak tersebut bisa tiba-tiba mulai mengalami gejala psikotik. Psikotik berarti memiliki ide, pemikiran, atau perasaan aneh yang tidak berdasarkan kenyataan.

Skizofrenia tidak sering ditemukan pada anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun. Juga sulit untuk mendeteksi penyakit ini di tahap awal. Seringkali, gejala psikotik mulai muncul pada pertengahan hingga akhir masa remaja. Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Namun, pada masa remaja, penyakit ini mempengaruhi anak laki-laki dan perempuan secara setara.
Mendiagnosis skizofrenia pada anak
Diagnosis skizofrenia pada anak melibatkan pengecualian gangguan kesehatan mental lainnya dan memastikan bahwa gejala tersebut tidak disebabkan oleh penyalahgunaan zat, obat-obatan, atau kondisi medis. Proses diagnosis dapat meliputi:
- Pemeriksaan fisik. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengecualikan masalah lain yang mungkin menyebabkan gejala dan untuk memeriksa adanya komplikasi terkait.
- Uji dan skrining. Uji dilakukan untuk mengecualikan kondisi dengan gejala serupa, dan dokter dapat melakukan skrining untuk alkohol dan obat terlarang. Dokter mungkin juga meminta studi pencitraan, seperti MRI atau CT scan.
- Evaluasi psikologis. Dokter akan mengamati penampilan dan perilaku, menanyakan tentang pemikiran, perasaan, dan pola perilaku, termasuk adanya pemikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain, menilai kemampuan berpikir dan berfungsi pada tingkat usia yang sesuai, serta mengevaluasi suasana hati, kecemasan, dan kemungkinan gejala psikotik. Dokter juga akan mendiskusikan riwayat keluarga dan pribadi pasien.
- Kriteria diagnostik untuk skizofrenia. Dokter Anda mungkin menggunakan kriteria dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association. Kriteria diagnostik untuk skizofrenia pada anak umumnya sama dengan skizofrenia pada orang dewasa.
Proses yang menantang
Jalan untuk mendiagnosis skizofrenia pada anak terkadang bisa panjang dan menantang. Salah satu alasannya adalah bahwa kondisi kesehatan lainnya, seperti depresi atau gangguan bipolar, dapat memiliki gejala yang mirip.
Seorang psikiater anak mungkin perlu memantau perilaku, persepsi, dan pola pikir anak Anda selama enam bulan atau lebih. Ketika pola pikir dan perilaku serta tanda-tanda dan gejala menjadi lebih jelas seiring waktu, diagnosis skizofrenia akan dikonfirmasi.
Dalam beberapa kasus, psikiater mungkin merekomendasikan untuk memulai pengobatan sebelum diagnosis resmi dikonfirmasi. Tindakan ini sangat penting untuk gejala agresi atau cedera diri. Beberapa obat dapat membantu membatasi jenis perilaku ini dan mengembalikan rasa normal.
Persiapan untuk janji dengan dokter
Anda dan anak Anda akan terlebih dahulu bertemu dengan dokter anak atau dokter keluarga. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin langsung dirujuk ke spesialis, seperti psikiater anak atau profesional kesehatan mental lainnya yang ahli dalam skizofrenia.
Dalam kasus yang jarang terjadi di mana keselamatan menjadi masalah, anak Anda mungkin memerlukan evaluasi darurat di ruang gawat darurat dan mungkin juga di rumah sakit yang mengkhususkan diri dalam psikiatri anak dan remaja.
Apa yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan
Sebelum janji dengan dokter Anda, buatlah daftar:
- Gejala yang telah Anda perhatikan, termasuk kapan gejala ini dimulai dan bagaimana gejala ini berubah seiring waktu — berikan contoh spesifik
- Informasi pribadi yang penting, termasuk tekanan besar atau perubahan hidup terbaru yang mungkin mempengaruhi anak Anda
- Kondisi medis lainnya, termasuk masalah kesehatan mental, yang dialami anak Anda
- Semua obat, vitamin, herbal, atau suplemen lain yang dikonsumsi anak Anda, termasuk dosisnya
Pertanyaan yang perlu diajukan
Anda harus membuat daftar pertanyaan untuk diajukan kepada dokter, seperti:
- Apa yang kemungkinan menyebabkan gejala atau kondisi anak saya?
- Apa kemungkinan penyebab lainnya?
- Jenis uji apa yang perlu dilakukan anak saya?
- Apakah kondisi anak saya kemungkinan bersifat sementara atau jangka panjang?
- Bagaimana diagnosis skizofrenia pada anak akan mempengaruhi kehidupan anak saya?
- Apa metode perawatan terbaik untuk anak saya?
- Pakar apa yang perlu ditemui anak saya?
- Siapa lagi yang akan terlibat dalam perawatan anak saya?
Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lain selama janji temu Anda.
Apa yang mungkin ditanyakan dokter Anda
Dokter anak Anda kemungkinan akan menanyakan Anda dan anak Anda pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Kapan gejala pertama kali muncul?
- Apakah gejala tersebut berkelanjutan atau terkadang muncul?
- Seberapa parah gejala tersebut?
- Apa yang tampaknya memperbaiki gejala?
- Apa yang tampaknya memperburuk gejala?
- Bagaimana gejala mempengaruhi kehidupan sehari-hari anak Anda?
- Apakah ada kerabat yang didiagnosis dengan skizofrenia atau penyakit mental lainnya?
- Apakah anak Anda mengalami trauma fisik atau emosional?
- Apakah gejala tampaknya terkait dengan perubahan besar atau tekanan dalam lingkungan keluarga atau sosial?
- Apakah ada gejala medis lainnya, seperti sakit kepala, mual, tremor atau demam, yang muncul bersamaan dengan gejala tersebut?
- Obat apa, termasuk herbal, vitamin dan suplemen lain, yang dikonsumsi anak Anda?


