Jenis-jenis cedera terkait smartphone

Ilmu tentang cedera yang terkait dengan smartphone semakin menjadi perhatian di era digital.

Jenis-jenis cedera terkait smartphone
Terlalu banyak waktu melihat ke bawah pada ponsel Anda dapat menyulitkan otot leher dan menyebabkan ketegangan atau kejang.

Perkembangan smartphone telah merevolusi cara kita berkomunikasi, bekerja, dan menghibur diri. Namun, keuntungan teknologi ini juga memperkenalkan serangkaian masalah kesehatan fisik dan mental. Cedera terkait smartphone semakin umum, mempengaruhi orang-orang dari segala usia. Mari kita cari tahu apa saja cedera tersebut dan apa yang menyebabkan mereka secara spesifik.

Jenis-jenis cedera yang terkait dengan smartphone

Gangguan muskuloskeletal

Salah satu masalah yang paling umum terkait dengan penggunaan smartphone adalah gangguan muskuloskeletal (MSDs). Cedera ini biasanya mempengaruhi leher, bahu, tangan, dan pergelangan tangan.

  • Cedera leher: Kondisi ini disebabkan oleh postur kepala ke depan yang berkepanjangan saat melihat layar smartphone. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Surgical Technology International menemukan bahwa beban pada tulang belakang leher meningkat secara signifikan dengan postur kepala ke depan. Pada sudut 60 derajat, stres pada leher dapat mencapai 27 kilogram (60 pon).
  • Cedera jari tangan: Cedera akibat tekanan berulang (RSIs) seperti “tendonitis ibu jari” atau “tendonitis gamer” terjadi akibat teks yang sering atau bermain game. Tendon di ibu jari dapat meradang, menyebabkan rasa sakit dan keterbatasan mobilitas.

Masalah penglihatan

Penggunaan smartphone yang berkepanjangan dapat menyebabkan beberapa masalah terkait penglihatan.

  • Kelelahan mata: Menurut Asosiasi Optometri Amerika, kelelahan mata digital (digital eye strain) ditandai dengan gejala seperti mata kering, penglihatan kabur, dan sakit kepala. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 60% orang mengalami kelelahan mata digital akibat waktu layar yang berkepanjangan.
  • Miopi: Studi terbaru menunjukkan adanya korelasi antara peningkatan waktu layar dan prevalensi miopi pada anak-anak dan remaja. Sebuah laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa pada tahun 2050, hampir setengah dari populasi dunia akan mengalami miopi, sebagian disebabkan oleh peningkatan waktu layar.

Dampak psikologis

Penggunaan smartphone juga memiliki dampak psikologis yang signifikan.

  • Gangguan tidur: Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar smartphone dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE menemukan bahwa paparan cahaya biru sebelum tidur dapat secara signifikan menunda awal tidur dan mengurangi kualitas tidur.
  • Masalah kesehatan mental: Penggunaan smartphone yang berlebihan telah dikaitkan dengan kecemasan, depresi, dan penurunan interaksi sosial. Sebuah survei yang dilakukan oleh Pew Research Center menemukan bahwa 45% remaja merasa kewalahan oleh tekanan untuk segera merespons pesan dan notifikasi.

Penyebab cedera yang terkait dengan smartphone

Beberapa faktor berkontribusi pada peningkatan cedera yang terkait dengan smartphone:

  • Penggunaan yang berkepanjangan: Rata-rata orang menghabiskan waktu sekitar 3,5 jam sehari pada smartphone mereka, menurut laporan eMarketer. Penggunaan yang berkepanjangan ini meningkatkan risiko mengembangkan gangguan muskuloskeletal dan masalah penglihatan.
  • Postur yang buruk: Banyak pengguna mengadopsi postur yang buruk, seperti membungkuk saat menggunakan perangkat mereka atau memegang ponsel di sudut yang canggung, yang menyebabkan ketegangan pada otot dan sendi.
  • Penggunaan dengan frekuensi tinggi: Memeriksa notifikasi secara konstan dan terlibat dengan aplikasi dapat menyebabkan gerakan berulang, meningkatkan kemungkinan cedera akibat tekanan berulang.
  • Waktu penggunaan yang tidak tepat: Menggunakan smartphone sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur, dan penggunaan berlebihan selama waktu kerja atau belajar dapat menyebabkan kelelahan mental dan penurunan produktivitas.

Sementara smartphone menawarkan banyak manfaat, penyalahgunaannya dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik dan mental. Dengan mengadopsi langkah-langkah pencegahan dan mempromosikan penggunaan yang bertanggung jawab, kita dapat mengurangi risiko yang terkait dengan cedera yang terkait dengan smartphone.

spot_imgspot_img

Artikel Terkait

spot_img

Artikel Terbaru