Divertikulitis adalah peradangan atau infeksi pada divertikula—kantong kecil yang menonjol yang terbentuk di lapisan saluran pencernaan, terutama di kolon. Sementara divertikulitis umumnya muncul sebagai nyeri perut, banyak pasien juga melaporkan mengalami nyeri punggung. Hubungan ini mungkin terlihat membingungkan, mari kita cari tahu alasannya.

Memahami divertikulitis
Divertikulitis terjadi ketika divertikula mengalami peradangan, biasanya karena kotoran atau partikel makanan terjebak di dalam kantong tersebut. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan bakteri, iritasi, dan kadang-kadang infeksi. Gejala utama meliputi:
- Nyeri perut bagian bawah, biasanya di sisi kiri.
- Demam dan kedinginan.
- Mual dan muntah.
- Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti sembelit atau diare.
Mengapa divertikulitis bisa menyebabkan nyeri punggung?
1. Nyeri yang dirujuk
Nyeri yang dirujuk berarti nyeri dari satu area tubuh terasa di area lain. Kolon, tempat divertikulitis biasanya terjadi, berbagi jalur saraf dengan punggung bawah. Tumpang tindih di jalur saraf ini bisa menyebabkan nyeri terasa di punggung, padahal masalah berasal dari kolon.
2. Kedekatan dengan tulang belakang dan otot
Kolon sigmoid, tempat yang umum untuk divertikulitis, terletak dekat dengan punggung bawah dan otot panggul. Peradangan di daerah ini dapat mengiritasi jaringan atau saraf di sekitarnya, yang berpotensi menyebabkan nyeri punggung lokal.
3. Ketegangan otot
Nyeri akibat divertikulitis dapat menyebabkan tubuh merespons dengan ketegangan otot, terutama di punggung bawah. Fenomena ini, yang dikenal sebagai pelindungan otot, terjadi saat tubuh secara naluriah berusaha melindungi area yang terkena. Seiring waktu, ketegangan ini dapat berkontribusi pada rasa nyeri atau pegal di punggung.
4. Komplikasi divertikulitis
Kasus divertikulitis lanjut dapat mengakibatkan komplikasi seperti pembentukan abses, perforasi kolon, atau bahkan peritonitis. Kondisi parah ini dapat menyebabkan nyeri yang menyebar, termasuk nyeri punggung, akibat peradangan sistemik dan iritasi struktur di dekatnya.
Cara membedakan nyeri punggung terkait divertikulitis dari penyebab lain
Nyeri punggung adalah kondisi umum dengan banyak kemungkinan penyebab, mulai dari ketegangan otot hingga masalah ginjal. Petunjuk spesifik yang mungkin menunjukkan divertikulitis meliputi:
- Lokasi: Nyeri yang terutama terkonsentrasi di perut bagian bawah kiri yang menjalar ke punggung bawah.
- Waktu: Nyeri punggung yang bersamaan dengan episode ketidaknyamanan perut, demam, atau perubahan kebiasaan buang air besar.
- Respon terhadap gerakan: Nyeri yang tidak memburuk dengan gerakan fisik (berbeda dengan nyeri punggung mekanis).
Kapan Anda perlu mencari perhatian medis
Jika Anda mengalami nyeri punggung yang persisten disertai dengan gejala divertikulitis—terutama demam, nyeri perut yang parah, atau perdarahan rektal—Anda perlu mencari perawatan medis. Kasus yang parah mungkin memerlukan antibiotik, drainase abses, atau bahkan pembedahan.
Mengelola nyeri punggung yang terkait dengan divertikulitis
1. Mengobati divertikulitis – penyebab utama
Pengobatan yang efektif untuk divertikulitis akan meredakan nyeri punggung yang terkait. Metode pengobatan dapat meliputi:
- Antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri.
- Diet cairan atau rendah serat selama episode akut untuk memungkinkan kolon sembuh.
- Pembedahan pada kasus yang parah atau berulang.
2. Pereda nyeri
Untuk mengatasi nyeri punggung, Anda dapat menggunakan:
- Terapi panas: Menggunakan bantal pemanas di punggung bawah dapat membantu merelaksasi otot yang tegang.
- Penghilang nyeri yang dijual bebas: Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dapat mengurangi nyeri dan peradangan.
- Terapi fisik: Peregangan lembut atau latihan untuk melepaskan ketegangan di otot punggung.
3. Mencegah kekambuhan
Manajemen jangka panjang divertikulitis sangat penting untuk mencegah episode yang akan datang dan gejala terkait, termasuk nyeri punggung. Langkah-langkah untuk mencegah kekambuhan divertikulitis meliputi:
- Menerapkan diet tinggi serat: Untuk mendorong buang air besar secara teratur dan mengurangi tekanan di kolon.
- Mendapatkan cukup air (melalui makan atau minum): Meminum cukup air membantu pencernaan dan mencegah sembelit.
- Olahraga teratur: Aktivitas fisik mendukung kesehatan pencernaan dan muskuloskeletal secara keseluruhan.
Divertikulitis dapat menyebabkan nyeri punggung bawah kiri pada lebih dari setengah pasien selama episode akut, akibat jalur saraf yang berbagi antara kolon sigmoid yang terinflamasi dan punggung bawah. Kondisi ini lebih umum pada orang dewasa di atas usia 40 tahun. Dengan mengobati penyebab utamanya dan menjaga gaya hidup sehat, Anda dapat mengelola nyeri punggung yang disebabkan oleh divertikulitis secara efektif.


