
Sebagian besar tanda penyakit ginjal tidak terlihat, diabaikan, atau muncul sangat terlambat. Banyak orang dengan penyakit ginjal tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut sampai mereka pergi ke dokter. Ketika seseorang mengalami penyakit ginjal kronis, ginjal mereka menjadi rusak dan seiring waktu mungkin tidak dapat membersihkan darah sebaik ginjal yang sehat. Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, limbah toksik dan cairan berlebih menumpuk di dalam tubuh dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan kematian dini.
Cara paling pasti untuk mengetahui apakah Anda menderita penyakit ginjal adalah dengan menemui dokter untuk menjalani tes dan pemeriksaan. Beberapa tanda umum yang mungkin menunjukkan bahwa Anda memiliki penyakit ginjal adalah:
- Merasa lelah atau lesu: Penyakit ginjal dapat membuat Anda merasa kurang berenergi. Anda akan cepat merasa lelah dan kesulitan berkonsentrasi. Gangguan fungsi ginjal yang parah dapat menyebabkan penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Masalah ini juga menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah. Proses ini dapat membuat Anda merasa lelah, lemah, dan kesulitan berkonsentrasi.
- Perubahan frekuensi buang air kecil dan jumlah urin: Penyakit ginjal dapat terkait dengan peningkatan frekuensi buang air kecil dan jumlah urin. Beberapa orang melaporkan penurunan frekuensi buang air kecil atau jumlah urin yang dikeluarkan.
- Darah dalam urin: Dalam beberapa kasus, urin dapat berwarna coklat atau merah terang. Penyebabnya adalah kerusakan pada filter ginjal.
- Urin berbusa: Urin yang bau dan berbusa bisa menjadi tanda bahwa ginjal mengalami infeksi atau sedang menyaring albumin ke dalam urin. Albumin adalah protein, dan kehadirannya dalam urin menunjukkan kerusakan ginjal.
- Wajah dan pergelangan kaki bengkak: Kehilangan protein menyebabkan pembengkakan pada pergelangan kaki dan kaki, terutama di pagi hari. Terkadang, wajah juga bengkak. Ketika pembengkakan terjadi saat Anda tidur dan hilang di siang hari, Anda harus memeriksakan diri untuk penyakit ginjal.
- Kesulitan tidur: Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring limbah dari tubuh melalui urin. Ketika Anda merasa gelisah di kaki saat malam, penyebabnya mungkin adalah meningkatnya kadar urea dalam darah Anda. Penyakit ginjal sering dikaitkan dengan kelebihan berat badan/obesitas dan apnea tidur (ngorok atau kesulitan bernapas selama tidur).
- Kulit kering dan gatal: Penyakit ginjal dapat menyebabkan penumpukan racun seperti urea dan asam urat di bawah kulit. Bersama dengan ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh, masalah ini akan menyebabkan kulit kering dan gatal.
- Anoreksia: Ini adalah tanda yang tidak spesifik, yang dapat ditemukan pada banyak penyakit, termasuk penyakit ginjal.
- Kram otot: Kekurangan dan ketidakseimbangan dalam nutrisi penting seperti kalsium, vitamin D, dan magnesium dapat menyebabkan kram otot pada orang dengan penyakit ginjal.
Penyebab penyakit ginjal

Ada beberapa penyebab berbeda dari penyakit ginjal. Berikut adalah penyebab umum:
- Diabetes
- Tekanan darah tinggi
- Infeksi
- Usia di atas 60 tahun meningkatkan risiko penyakit ginjal
- Riwayat keluarga penyakit ginjal
- Glomerulonefritis (penyakit inflamasi yang mempengaruhi pembuluh darah kecil atau glomeruli)
- Penyakit genetik seperti penyakit ginjal polikistik (kondisi genetik yang menyebabkan berkembangnya banyak kista di ginjal)
- Cedera atau kehilangan darah
- Obat-obatan tertentu, seperti obat antiinflamasi non-steroid
- Kanker
- Batu ginjal
- Pembesaran prostat
Bisakah penyakit ginjal dicegah?
Anda dapat mengurangi risiko mengembangkan penyakit ginjal atau menghentikan perkembangannya. Ada 6 cara untuk mencegah penyakit ginjal sebagai berikut:
- Makan diet sehat: Hindari makanan tinggi lemak dan garam seperti makanan gorengan atau junk food, termasuk keripik, acar, kacang asin, dan makanan beku atau diawetkan. Menjaga hidrasi dengan air dan minuman bebas gula akan membantu menghilangkan racun dari ginjal.
- Pengobatan cepat infeksi saluran kemih: Infeksi saluran kemih sering terabaikan. Penanganan cepat infeksi saluran kemih dan batu saluran kemih dapat mencegah kerusakan ginjal jangka panjang.
- Hindari pengobatan sendiri dan suplemen: Beberapa suplemen dan obat pereda nyeri yang dijual bebas telah menyebabkan kerusakan ginjal pada beberapa orang. Jangan pernah mengonsumsi obat tanpa saran dari profesional medis.
- Aktivitas fisik: Berolahraga setidaknya 30 menit sehari, 5 hari seminggu dapat membantu mengatur gula darah dan tekanan darah, serta menjaga berat badan yang sehat. Aktivitas fisik akan mengurangi banyak faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyebab penyakit ginjal.
- Hindari alkohol dan merokok: Tembakau dan alkohol dapat merusak organ dalam tubuh, termasuk ginjal. Pria sebaiknya tidak lebih dari 2 minuman per hari dan wanita tidak lebih dari 1 minuman per hari.
- Pemeriksaan fisik rutin: Sebagian besar tanda penyakit ginjal muncul terlambat atau diabaikan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala membantu mengendalikan faktor risiko dan mendeteksi penyakit ginjal lebih awal.


