Insulin adalah hormon yang disekresikan oleh pankreas. Banyak orang dengan diabetes diresepkan insulin, baik karena tubuh mereka tidak memproduksi insulin (diabetes tipe 1) atau tidak menggunakan insulin dengan benar (diabetes tipe 2).
Ada berbagai jenis insulin yang dijual di negara kita. Insulin ini berbeda dalam cara pembuatannya, cara kerjanya di dalam tubuh, dan berapa biayanya. Dokter Anda akan membantu Anda menemukan jenis insulin yang tepat untuk kebutuhan kesehatan dan gaya hidup Anda.

Dari semua faktor yang mempengaruhi kadar glukosa darah Anda setiap hari, laju penyerapan insulin bisa menjadi salah satu faktor yang paling sulit untuk dikelola. Sebagian besar dari kita tahu bahwa insulin diserap dengan kecepatan yang berbeda-beda, tergantung pada di mana ia disuntikkan (atau di mana set infus ditempatkan jika Anda menggunakan pompa insulin). Perut umumnya adalah area yang menyerap insulin paling cepat, diikuti oleh lengan atas, paha, dan bokong atas. Ini adalah pengetahuan umum bagi kebanyakan dari kita, tetapi ada faktor lain yang mempengaruhi seberapa cepat insulin diserap ke dalam tubuh, seperti yang tercantum di bawah ini.
Faktor-faktor yang mempercepat penyerapan insulin
Variasi dalam penyerapan insulin dapat menyebabkan perubahan kadar glukosa darah. Kecepatan penyerapan insulin meningkat oleh:
- menyuntikkan insulin ke area yang telah berolahraga seperti paha atau lengan
- suhu tinggi akibat mandi air panas, botol air panas, spa, atau sauna
- memijat area sekitar lokasi injeksi insulin
- menyuntikkan insulin ke dalam otot – tindakan ini menyebabkan insulin diserap lebih cepat, dan dapat menyebabkan kadar glukosa darah turun terlalu rendah.
Faktor-faktor yang menunda penyerapan insulin
Penyerapan insulin dapat ditunda oleh:
- penggunaan berulang pada lokasi injeksi insulin yang sama, yang menyebabkan area di bawah kulit menjadi berbintil atau bernoda (dikenal sebagai lipohypertrophy)
- insulin yang dingin (misalnya, jika insulin disuntikkan segera setelah diambil dari lemari es)
- merokok.
Lokasi injeksi insulin
Insulin disuntikkan melalui kulit ke dalam jaringan lemak, yang dikenal sebagai lapisan subkutan. Insulin tidak boleh disuntikkan ke dalam otot atau disuntikkan langsung ke dalam darah, karena tindakan ini akan mengubah kecepatan penyerapan insulin dan bagaimana insulin bekerja.
Penyerapan insulin bervariasi tergantung pada di mana di tubuh ia disuntikkan. Abdomen menyerap insulin paling cepat, dan sebagian besar pasien menyuntikkan insulin ke area ini. Lengan atas, bokong, dan paha memiliki kecepatan penyerapan yang lebih lambat, dan juga dapat digunakan.

Penyimpanan insulin
Insulin perlu disimpan dengan benar. Anda perlu:
- menyimpan insulin yang belum dibuka di lemari es
- menjaga suhu lemari es antara 2 dan 8 derajat Celsius
- memastikan bahwa insulin tidak membeku
- setelah dibuka, simpan insulin pada suhu ruangan (kurang dari 25 derajat Celsius) tidak lebih dari satu bulan, dan kemudian buang dengan aman
- hindari menyimpan insulin di bawah sinar matahari langsung.
Suhu ekstrem (panas atau dingin) dapat merusak insulin, dan tidak akan berfungsi dengan baik. Anda tidak boleh meninggalkan insulin di tempat dengan suhu di atas 30 derajat Celsius. Pada musim panas, mobil Anda bisa menjadi lebih panas dari 30 derajat Celsius, jadi jangan tinggalkan insulin Anda di sana.
Ada berbagai tas penyimpanan insulin yang terisolasi (seperti FRIO) yang tersedia untuk membawa insulin.
Keamanan dalam menggunakan insulin
Jangan menggunakan insulin jika:
- insulin yang jelas telah berubah menjadi keruh
- insulin yang keruh memiliki gumpalan atau serpihan di dalamnya, atau deposisi insulin yang terlihat di dalam vial, dan tidak dapat larut dengan rotasi lembut
- tanggal kedaluwarsa sudah lewat
- insulin telah dibekukan atau terpapar suhu tinggi
- vial insulin telah digunakan atau telah dikeluarkan dari lemari es selama lebih dari satu bulan.


