Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang biasanya dimulai secara perlahan dan berkembang semakin parah. Penyakit ini merupakan penyebab 60%–70% dari kasus demensia. Gejala awal yang paling umum adalah kesulitan mengingat peristiwa terbaru. Seiring perkembangan penyakit, gejala dapat mencakup masalah dengan bahasa, disorientasi (mudah tersesat), perubahan suasana hati, kehilangan motivasi, mengabaikan diri sendiri, dan masalah perilaku.
Artikel ini akan menjelaskan metode dalam mengobati penyakit Alzheimer, serta cara untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini.

Pengobatan Penyakit Alzheimer
Obat yang digunakan dalam pengobatan penyakit Alzheimer
Obat-obatan Alzheimer yang ada saat ini dapat membantu untuk sementara dengan gejala memori dan perubahan kognitif lainnya. Dua jenis obat saat ini digunakan untuk mengobati gejala kognitif:
- Inhibitor kolinesterase. Obat ini bekerja dengan meningkatkan tingkat komunikasi antara sel dengan mempertahankan zat pengirim kimia yang berkurang di otak akibat penyakit Alzheimer. Perbaikan yang terjadi cenderung moderat. Inhibitor kolinesterase juga dapat memperbaiki gejala neuropsikiatrik, seperti agitasi atau depresi. Inhibitor kolinesterase yang biasa diresepkan termasuk donepezil (Aricept), galantamine (Razadyne) dan rivastigmine (Exelon). Efek samping utama dari obat ini termasuk diare, mual, kehilangan nafsu makan, dan gangguan tidur. Pada orang dengan gangguan konduksi jantung, efek samping serius dapat mencakup aritmia jantung.
- Memantine (Namenda). Obat ini bekerja pada jaringan komunikasi sel otak lainnya dan memperlambat perkembangan gejala pada penderita Alzheimer dengan tingkat sedang sampai berat. Obat ini kadang-kadang digunakan bersamaan dengan inhibitor kolinesterase. Efek samping yang relatif jarang termasuk pusing dan kebingungan.
Terkadang, obat lain seperti antidepresan dapat diresepkan untuk membantu mengendalikan gejala perilaku yang terkait dengan penyakit Alzheimer.
Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Mendukung
Mengadaptasi situasi tempat tinggal sesuai dengan kebutuhan seseorang yang menderita penyakit Alzheimer adalah bagian penting dari setiap rencana pengobatan. Bagi seseorang dengan Alzheimer, menetapkan dan memperkuat kebiasaan rutin serta meminimalkan tugas yang memerlukan memori dapat mempermudah hidup.
Anda dapat mengambil langkah-langkah ini untuk mendukung rasa kesejahteraan dan kemampuan seseorang untuk tetap berfungsi:
- Selalu simpan kunci, dompet, ponsel, dan barang berharga lainnya di tempat yang sama di rumah, agar tidak hilang.
- Jaga agar obat-obatan disimpan di lokasi yang aman. Gunakan daftar periksa harian untuk melacak dosis obat.
- Atur keuangan untuk pembayaran otomatis dan setoran otomatis.
- Bawa ponsel dengan kemampuan lokasi agar pengasuh dapat melacak keberadaannya. Programkan nomor-nomor penting dalam ponsel.
- Pastikan janji temu rutin dilakukan pada hari dan waktu yang sama sebisa mungkin.
- Gunakan kalender atau papan putih di rumah untuk melacak jadwal harian. Bangun kebiasaan mencentang item yang telah diselesaikan.
- Hilangkan perabotan berlebih, kekacauan, dan karpet kecil.
- Pasang pegangan tangan yang kokoh di tangga dan di kamar mandi.
- Pastikan sepatu dan sandal nyaman dan memberikan traksi yang baik.
- Kurangi jumlah cermin. Orang dengan Alzheimer mungkin merasa bingung atau ketakutan dengan gambar di cermin.
- Pastikan bahwa orang dengan Alzheimer membawa identifikasi atau mengenakan gelang peringatan medis.
- Letakkan foto-foto dan benda-benda bermakna di sekitar rumah.
Terapi Alternatif
Berbagai ramuan herbal, vitamin, dan suplemen lainnya banyak dipromosikan sebagai persiapan yang mungkin mendukung kesehatan kognitif atau mencegah atau menunda penyakit Alzheimer. Uji klinis telah menghasilkan hasil yang beragam dengan sedikit bukti yang mendukungnya sebagai pengobatan yang efektif.
Beberapa perawatan yang telah diteliti baru-baru ini termasuk:
- Asam lemak Omega-3. Asam lemak omega-3 yang terdapat pada ikan atau dari suplemen mungkin menurunkan risiko mengembangkan demensia, tetapi studi klinis menunjukkan tidak ada manfaat untuk mengobati gejala penyakit Alzheimer.
- Curcumin. Ramuan ini berasal dari kunyit dan memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang mungkin mempengaruhi proses kimia di otak. Sampai saat ini, uji klinis tidak menemukan manfaat untuk mengobati penyakit Alzheimer.
- Ginkgo. Ginkgo adalah ekstrak tanaman yang mengandung beberapa sifat medis. Sebuah studi besar yang didanai oleh National Institutes of Health tidak menemukan efek dalam mencegah atau menunda penyakit Alzheimer.
- Vitamin E. Meskipun vitamin E tidak efektif untuk mencegah penyakit Alzheimer, mengonsumsi 2.000 unit internasional setiap hari mungkin membantu menunda perkembangan pada orang-orang yang sudah memiliki penyakit ini. Namun, hasil studi beragam, dengan hanya beberapa menunjukkan manfaat ini. Penelitian lebih lanjut tentang keamanan dosis 2.000 unit internasional per hari dari vitamin E pada populasi demensia diperlukan sebelum dapat direkomendasikan secara rutin.
Suplemen yang dipromosikan untuk kesehatan kognitif dapat berinteraksi dengan obat-obatan yang Anda konsumsi untuk penyakit Alzheimer atau kondisi kesehatan lainnya. Bekerja sama dengan tim kesehatan Anda untuk membuat rencana pengobatan yang aman dengan obat resep, obat bebas, atau suplemen makanan apapun.
Gaya Hidup dan Perawatan di Rumah
pilihan gaya hidup yang sehat mendukung kesehatan secara keseluruhan dan dapat berperan dalam menjaga kesehatan kognitif.
Olahraga
Olahraga secara teratur adalah bagian penting dari rencana pengobatan. Kegiatan seperti berjalan kaki setiap hari dapat membantu meningkatkan suasana hati dan menjaga kesehatan sendi, otot, dan jantung. Olahraga juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan mencegah sembelit.
Orang dengan penyakit Alzheimer yang mengalami kesulitan berjalan mungkin masih bisa menggunakan sepeda statis atau mengikuti latihan di kursi. Anda dapat menemukan program olahraga untuk orang dewasa yang lebih tua di TV atau di Internet.

Nutrisi
Orang dengan penyakit Alzheimer mungkin lupa untuk makan, kehilangan minat dalam menyiapkan makanan, atau tidak mengkonsumsi kombinasi makanan yang sehat. Mereka juga mungkin lupa untuk minum cukup, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan sembelit.
Anda harus menawarkan makanan dan minuman ini kepada orang dengan penyakit Alzheimer:
- Opsi makanan sehat. Beli pilihan makanan sehat yang disukai dan bisa dimakan oleh orang dengan penyakit Alzheimer.
- Air dan minuman sehat lainnya. Usahakan agar orang dengan penyakit Alzheimer meminum beberapa gelas cairan setiap hari. Hindari minuman berkafein, yang dapat meningkatkan kegelisahan, mengganggu tidur, dan memicu kebutuhan untuk berkemih yang sering.
- Smoothies sehat. Anda dapat menambah susu kental manis dengan bubuk protein atau membuat smoothies dengan bahan-bahan favorit. Tindakan ini mungkin sangat penting ketika makan menjadi semakin sulit.
Interaksi sosial dan kegiatan
Interaksi sosial dan kegiatan dapat mendukung kemampuan dan keterampilan yang masih dapat dipertahankan. Melakukan hal-hal yang bermakna dan menyenangkan sangat penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan dari orang dengan penyakit Alzheimer. Aktivitas ini bisa termasuk:
- Mendengarkan musik atau berdansa
- Membaca atau mendengarkan buku
- Berkebun atau kerajinan tangan
- Acara sosial di pusat senior atau perawatan memori
- Kegiatan terencana dengan anak-anak
Menghadapi dan Dukungan
Orang dengan penyakit Alzheimer mengalami campuran emosi — kebingungan, frustrasi, kemarahan, ketakutan, ketidakpastian, duka, dan depresi.
Jika Anda merawat seseorang dengan penyakit Alzheimer, Anda dapat membantu mereka menghadapi penyakit ini dengan mendengarkan, meyakinkan orang tersebut bahwa hidup masih bisa dinikmati, memberikan dukungan, dan melakukan yang terbaik untuk membantu orang tersebut mempertahankan martabat dan rasa hormat terhadap dirinya sendiri.
Lingkungan rumah yang tenang dan stabil dapat membantu mengurangi masalah perilaku. Situasi baru, kebisingan, kelompok besar orang, terburu-buru atau tertekan untuk mengingat, atau diminta melakukan tugas yang rumit dapat menyebabkan kecemasan. Seiring seseorang dengan penyakit Alzheimer menjadi semakin kesal, kemampuan untuk berpikir jernih menurun lebih jauh.
Mengurus Pengasuh
Mengurus orang dengan penyakit Alzheimer sangat menuntut secara fisik dan emosional. Perasaan marah dan bersalah, stres dan putus asa, kekhawatiran dan duka, dan isolasi sosial adalah hal yang umum.
Perawatan dapat berdampak pada kesehatan fisik pengasuh. Memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan Anda sendiri adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk diri sendiri dan untuk orang dengan penyakit Alzheimer.
Jika Anda adalah pengasuh bagi seseorang dengan Alzheimer, Anda dapat membantu diri Anda sendiri dengan:
- Belajar sebanyak mungkin tentang penyakit ini
- Menanyakan pertanyaan kepada dokter, pekerja sosial, dan orang lain yang terlibat dalam perawatan orang terkasih Anda
- Meminta bantuan teman atau anggota keluarga lain ketika Anda membutuhkannya
- Istirahat sejenak setiap hari
- Menghabiskan waktu dengan teman-teman Anda
- Merawat kesehatan Anda dengan memeriksakan diri ke dokter secara teratur, makan makanan sehat, dan berolahraga
- Bergabung dengan kelompok dukungan
- Menggunakan pusat perawatan harian lokal, jika memungkinkan
Banyak orang dengan penyakit Alzheimer dan keluarga mereka mendapatkan manfaat dari konseling atau layanan dukungan lokal. Hubungi dan sambungkan dengan kelompok dukungan lokal Anda, dokter, terapis okupasi, saluran bantuan telepon, dan seminar pendidikan.
Pencegahan Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer bukanlah penyakit yang dapat dicegah. Namun, sejumlah faktor risiko gaya hidup untuk penyakit Alzheimer dapat dimodifikasi. Bukti menunjukkan bahwa perubahan dalam diet, olahraga dan kebiasaan — langkah-langkah untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular — juga dapat menurunkan risiko Anda mengembangkan penyakit Alzheimer dan gangguan lain yang menyebabkan demensia. Pilihan gaya hidup yang sehat untuk jantung yang dapat mengurangi risiko Alzheimer meliputi:
- Olahraga secara teratur
- Memakan diet dengan sayuran segar, minyak sehat, dan makanan rendah lemak jenuh
- Mengikuti pedoman pengobatan untuk mengelola tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi
- Jika Anda merokok, mintalah bantuan dokter untuk berhenti merokok
Studi telah menunjukkan bahwa keterampilan berpikir yang terjaga di kemudian hari dan risiko penyakit Alzheimer yang berkurang terkait dengan berpartisipasi dalam acara sosial, membaca, berdansa, bermain permainan papan, membuat seni, memainkan alat musik, dan kegiatan lain yang membutuhkan keterlibatan mental dan sosial.


